Jakarta,TARUNA MEDIA--
Presiden Prabowo Subianto langsung meminta Kepala BNPB meminta maaf buntut statementnya bencana di Aceh dan Sumatera tak semencekam yang ada di sosial media.
Hal ini diungkapkan oleh Partai Gerindra, merespons desakan dari sejumlah korban banjir dan longsor.
Dalam kolom komentar akun Tiktok Partai Gerindra, admin partai besutan Prabowo Subianto ini menjawab keluhan warga yang merasa sakit hati akan ucapan Kepala BNPB.
"min, tolong segera di evaluasi pernyataan kepala BNPB yang bilang bencana ini tidak semencekam di medsos. itu menyakiti hati kami masyarakat indonesia," tulis akun @zeleineee_6 pada Senin (1/12/2025).
Dengan tegas, admin Partai Gerindra lantas menjawab bahwa ucapan Kepala BNPB sudah dilaporkan ke Presiden Prabowo.
Hal itulah yang membuat Kepala BNPB langsung memohon maaf pada publik atas ucapannya.
"Udah dilaporin, kok. Makanya langsung minta maaf, ‘kan," paparnya.
Admin Partai Gerindra juga memastikan bahwa aduan masyarakat sudah sampai ke Istana.
Video Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto minta maaf di hadapan Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu yang juga mantan Ketua DPW Partai Gerindra Sumatra Utara.
Seperti diketahui, pada Jumat (28/11/2025), Kepala BNPB Suharyanto, sempat menepis informasi di media sosial soal parahnya dampak banjir di Sumatera.
Ia menyebut bahwa situasi mencekam di media sosial, tak separah hasil tinjuannya di lokasi.
“Memang kemarin kelihatannya mencekam karena berseliweran di media sosial, tetapi begitu kami tiba langsung di lokasi, banyak daerah yang sudah tidak hujan. Yang paling serius memang Tapanuli Tengah, tetapi wilayah lain relatif membaik,” kata Suharyanto dalam konferensi pers saat itu.
Namun kini, Kepala BNPB memohon maaf atas kesalahannya dalam memandang dampak banjir di Sumatera.
Ia mengaku tak mengira bahwa di wilayah Tapanuli Selatan, kondisi banjir sangat besar.
“Nah Tapsel ini saya suprprise begitu ya, saya tidak mengira sebesar ini. Saya mohon maaf, Pak Bupati,” kata Suharyanto.
Suharyanto sendiri telah meninjau lokasi banjir di Kecamatan Batangtoru, ditemani Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu.
Dia memastikan upaya penanganan pasca-bencana banjir bandang ini terus dilakukan, termasuk pemenuhan logistik.
Pihaknya juga memastikan bahwa BNPB sangat peduli dengan kondisi para korban terdampak bencana banjir dan tanah longsor ini.(***)
sumber Tribun-Video.com









0 Komentar