Subscribe Us

Advertisement

Pengangkatan Ahmad Doli Kurnia Tanjung Jadi Plt Ketua Golkar Sumut Ditentang Datok Ilhamsyah

Medan, TARUNA MEDIA--
Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar, Bahlil Lahadalia telah menunjuk Ahmad Doli Kurnia Tandjung (ADK) sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Sumut, menggantikan Musa Rejekshah. 

Kebijakan ini ditentang keras mantan Sekretaris DPD Golkar Sumut Datok Ilhamsyah dan langsung mengambil sikap mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Sekretaris DPD Golkar Sumut. 

"Saya tanggal 17 kemarin sudah mengundurkan diri dari Sekretaris Golkar Sumut," ungkap mantan Sekretaris DPD Golkar Sumut, Ilhamsyah saat dikonfirmasi awak media Kamis sore, 18 Desember 2025.

Ilhamsyah enggan membeberkan alasannya dirinya mengundurkan diri dari jabatannya. Tapi, pengunduran ini, tidak lepas dari kekecewaannyan terhadap sistem organisasi di Partai Golkar. 

"Ada yang tidak baik di organisasi Golkar ini kalau masalah kehendak. Kondisi ini, saya lihat di Sumut, sengaja ada yang mem-framming agar Ketua Ijeck disingkirkan dengan segala cara," ungkap Ilhamsyah. 

Ilhamsyah mengakui bahwa pihaknya sudah menyampaikan jadwal Musda, sudah dua kali diajukan DPD Partai Golkar Sumut ke DPP Golkar. Namun, tidak direspons hingga saat ini.

"Tapi, selalu tidak terakomodir. Kecurigaan itu sudah ada dari awal pada saya. Kenapa tidak diakomodir? Berarti ada memainkan di sini. Ini kan bukan bahagian berdemokrasi. Tapi bagian pengkebirian atas prestasi yang ditorehkan oleh seorang Ketua DPD," kata Ilhamsyah. 

Disinggung soal langkah ke depan, pasca penunjukan Ahmad Doli Kurnia sebagai Plt Ketua DPD Golkar Sumut. Ilhamsyah menyerahkan seluruhnya kepada kader Golkar menyikapi hal tersebut. 

"Dasar itu lah saya mengundurkan diri, karena ada hal yang tidak baik mengelola organisasi dengan kemauan-kemauan pribadi. Langkah ke depan, tentu saya serahkan kepada kader Golkar di Kabupaten/Kota yang punya hati nurani terhadap demokrasi dan terhadap kegiatan Golkar yang selama ini positif. Pakailah hati nurani," tegas Ilhamsyah. 
 
Diberitakan sebelumnya, penunjukan Doli sebagai Plt Ketua DPD Golkar Sumut, tertuang dalam Surat Keputusan DPP Partai Golkar Nomor: Skep-132/DPP/GOLKAR/XII/2025 tentang Penunjukan Pejabat Pelaksana Tugas Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Utara.

Surat Keputusan tersebut ditetapkan di Jakarta pada tanggal 14 Desember 2025, dan ditandatangani langsung oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia serta Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Muhammad Sarmuji.

Sosok Ahmad Doli Kurnia (ADK) 

ADK adalah seorang politisi yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan juga legislator dari Dapil Sumut 3

Lahir di Medan pada 26 Juli 1971 dari pasangan H Zainuddin Tandjung dan Hj Nurhafni Tambunan. 

Politisi Partai Golkar ini sejak kecil dikenal tekun mengikuti seluruh jenjang pendidikan dan juga sangat aktif di berbagai organisasi pelajar, masjid, pemuda, keagamaan, hingga menjadi politisi saat ini.

Ia memulai masa pendidikan dasar di SD Bhayangkari Medan pada tahun 1984. 

Kemudian melanjutkan pendidikan Sekolah Menengah Pertama di SMPN 1 Medan tahun 1984 – 1987 dan 

Sekolah Menengah Atas di SMAN 1 Medan tahun 1987 – 1990.

Lulus dari SMA, ia melanjutkan jenjang pendidikan ke Universitas Padjadjaran (UNPAD) Jurusan Matematika FMIPA tahun 1991-1996.

Lulus dari UNPAD, Ahmad Doli Kurnia meneruskan studi pascasarjana pada Program Studi Pembangunan Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 1997-2000. 

Sejak tahun 2015, penulis dan cendekiawan muda Golkar ini menempuh pendidikan Doktor di FISIP UNPAD.

Masa kuliahnya dikenal aktif mengikuti program pengembangan diri baik di organisasi intra maupun ekstra kampus.

Pada organisasi intra, Ahmad Doli Kurnia pernah tercatat Ketua Himpunan Mahasiswa Matematika FMIPA UNPAD Tahun 1992 – 1993,  Ketua I Senat Mahasiswa FMIPA UNPAD Tahun 1992 – 1993,  Ketua Umum Senat Mahasiswa FMIPA UNPAD Tahun 1993 – 1994 dan Ketua Komisi Organisasi Presidium/Senat Mahasiswa UNPAD Tahun 1993 – 1994.

Sedangkan pengalamannya pada organisasi ektra kampus, Ia aktif menjadi anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) hingga menjadi Sekertaris Jendral Pengurus Besar HMI Tahun 1999 – 2001.(***)





















sumber viva.medan.co.id


Posting Komentar

0 Komentar