Medan,TARUNA MEDIA--
Sikap AWS suami dari Faizah Soraya yang tewas dalam kasus dugaan pembunuhan oleh anak kandung, kini menjadi perhatian luas publik.
Baru beberapa hari setelah kepergian sang istri, aktivitas AWS justru memicu berbagai spekulasi di media sosial.
Sorotan itu muncul setelah beredar sebuah video yang memperlihatkan AWS tengah duduk santai di sebuah kafe bersama kerabatnya. Rekaman tersebut diketahui diambil pada Senin, 15 Desember 2025, atau lima hari setelah Faizah Soraya ditemukan meninggal dunia.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Faizah Soraya ditemukan tak bernyawa di rumahnya yang beralamat di Jalan Dwikora, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, pada Rabu (10/12/2025) sekitar pukul 05.00 WIB.
Namun belum genap sepekan sejak tragedi tersebut, Alham terlihat nongkrong di sebuah kafe. Dalam video yang beredar luas, ia tampak duduk santai, sesekali tersenyum, dan berinteraksi dengan orang-orang di sekitarnya.
Tak hanya itu, momen tersebut juga memperlihatkan putri sulung AWS turut hadir. Anak perempuan itu terlihat mengenakan gamis dan hijab, tersenyum ke arah kamera sambil memegang sebuah amplop berukuran cukup tebal.
Dalam potongan video tersebut, terdengar suara perekam yang menanyakan hari dan tanggal.
“Ini hari apa, we?” tanya perekam.
“Hari Senin, tanggal 15 Desember 2025,” jawab beberapa perempuan yang berada di lokasi.
Kamera kemudian diarahkan ke AWS yang sedang duduk di kursi kayu sambil memegang rokok.
“Bang Al, kami izin ya, Bang Al,” ucap perekam video sembari menghampiri.
“Kami pamit dulu,” lanjut wanita tersebut.
“Makasih ya,” balas AWS singkat.
AWS terlihat tersenyum lebar saat pamit disampaikan. Ekspresi itulah yang kemudian memicu berbagai komentar dari warganet.
Sejumlah netizen mempertanyakan sikap AWS dan putri pertamanya yang dinilai tidak mencerminkan suasana duka mendalam.
“kok jadi aneh sama keluarga mereka. lagi berduka masih bisa tersenyum,” tulis akun Novita Sari.
“katanya nangis terus, lha ini santuy,” komentar Anna Kharizma.
Hingga kini, pihak kepolisian masih terus mendalami kasus dugaan pembunuhan yang melibatkan anak di bawah umur tersebut.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, mengatakan bahwa pihaknya telah melaksanakan pra-rekonstruksi guna mengungkap rangkaian kejadian secara utuh.
“Pra-rekonstruksi ini yang kedua. Yang pertama dilakukan di polres dengan pemeran pengganti, sementara kali ini dilakukan sesuai dengan fakta di lapangan,” ujar Kombes Pol Jean Calvijn, dikutip dari Tribun Medan, Senin (15/12/2025).
Selain itu, polisi juga kembali melakukan penggeledahan di tempat kejadian perkara (TKP).
“Ada beberapa barang yang kami bawa untuk didalami lebih lanjut,” ungkapnya.
Isu Perceraian
Di tengah bergulirnya penyelidikan, muncul pula kabar di media sosial yang menyebutkan bahwa AWS dan Faizah Soraya telah bercerai sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi.
Namun informasi tersebut dibantah oleh Kepala Lingkungan V, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, Tono.
“Belum (cerai). Mereka masih satu rumah,” tegas Tono saat dikonfirmasi Tribun Medan, Rabu (17/12/2025).
Terkait kondisi rumah tangga pasangan tersebut, termasuk isu pisah ranjang, Tono mengaku tidak mengetahui secara detail.
“Kalau masalah itu saya tidak tahu. Tapi kalau dilihat, istri bersama dua anak tidur di lantai satu, sementara suaminya di lantai dua,” jelasnya.
Ia juga menyoroti derasnya informasi yang beredar di media sosial tanpa kepastian fakta.
“Di medsos semua diviralkan, padahal banyak yang belum tentu benar,” ujarnya.
Kehidupan Tertutup
Warga sekitar mengungkapkan bahwa keluarga Faizah Soraya dikenal tertutup dan jarang berinteraksi dengan lingkungan sekitar, meski telah tinggal di kawasan tersebut selama kurang lebih 20 tahun.
“Kalau ketemu paling cuma say hello, tidak pernah ngobrol lama atau kumpul,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Rabu (17/12/2025).
Menurut warga, keseharian Faizah lebih banyak dihabiskan bersama kedua anaknya, yakni putri sulung Shamikha Alzena Siagian dan anak kedua berinisial SAS (12), yang kini diduga sebagai pelaku.
Faizah dikenal rutin mengantar dan menjemput anak sekolah, serta kerap mengajak mereka berjalan-jalan.
Namun warga jarang melihat AWS terlibat dalam aktivitas keluarga di luar rumah.
“Kami sering lihat korban dan kedua anaknya pergi bertiga. Antar jemput sekolah atau jalan-jalan, selalu bertiga,” ungkap warga tersebut.
Kondisi serupa juga terlihat di dalam rumah. Informasi yang beredar menyebutkan pasangan suami istri ini telah lama tidur terpisah.
Faizah dan kedua anaknya menempati lantai satu, sementara AWS tidur di lantai dua.
Meski dari luar tampak baik-baik saja, warga mengaku kerap mendengar pertengkaran dari dalam rumah.
“Sering terdengar ribut, ada suara barang dibanting,” kata warga.
Ia juga menyebut bahwa Faizah kerap memarahi anak sulungnya hingga suaranya terdengar ke luar rumah.
Selain itu, AWS diketahui sering bepergian ke luar kota karena pekerjaan, sehingga jarang berada di rumah.
Rangkaian kondisi tersebut kini menjadi bagian dari penyelidikan polisi dalam mengungkap latar belakang tragedi yang berujung pada tewasnya Faizah Soraya.(***)
Tonton videonya 👉 facebook.joeltaruna.com
sumber jambi.tribunnews.com










0 Komentar