Medan,TARUNA MEDIA--
Publik masih menantikan hasil penyelidikan dan penyidikan Polrestabes Medan atas kasus pembunuhan Faizah (42) yang diduga dilakukan oleh anak kandungnya berinisial AI (12) yang masih duduk di bangku Kelas 6 SD.
Kapolrestabes Medan Kombes Calvijn Simanjuntak mengungkapkan, kondisi AL dalam keadaan sehat saat diwawancarai media di Jalan Suwondo, Kota Medan, pada Rabu (17/12/2025).
"Sampai saat ini, puji Tuhan, kondisinya sehat," kata Calvijn.
Calvijn menjelaskan, kepolisian bersama instansi terkait, seperti Dinas Perlindungan Anak dan Dinas Kesehatan, memberikan pendampingan kesehatan serta pendidikan bagi AL.
Meskipun sekolahnya sedang libur, mereka tetap memberikan edukasi melalui kegiatan menggambar, menulis, dan permainan anak.
"Memang sekolahnya lagi libur, tetapi kami tetap memberikan edukasi seperti menggambar dan menulis serta permainan-permainan anak," ucap Calvijn.
Ia menambahkan, AL masih duduk di bangku kelas 6 SD, sehingga pihaknya sangat hati-hati dalam menangani kasus ini.
"Jadi, kami ingin memfaktakan terang benderang. Mudah-mudahan, kami akan memberikan hasil yang tidak lama lagi," sebut Calvijn.
Sebelumnya, Polrestabes Medan telah menggelar pra rekonstruksi terkait kasus pembunuhan yang menimpa F.
"Kurang lebih 6 jam, tim telah melaksanakan pra rekonstruksi kedua," ungkap Calvijn saat diwawancarai di lokasi pada Minggu (14/12/2025).
Ia menjelaskan, pra rekonstruksi pertama telah dilakukan di lokasi pengganti, yakni di Polrestabes Medan beberapa waktu lalu.
"Pra rekonstruksi hari ini kami lakukan dengan pemeran sesuai dengan fakta aslinya. Setidaknya ada 43 adegan," ujar Calvijn.
Dalam pra rekonstruksi ini, saksi dan terduga pelaku didampingi psikolog serta petugas dari Dinas Perlindungan Anak.
Calvijn juga menambahkan, pihaknya kembali melakukan proses penggeledahan untuk mencari barang bukti yang relevan.
Seperti diketahui, F ditemukan meninggal dunia pada Rabu (10/12/2025).
Tak Menangis
Gerak-gerik AL setelah diduga menghabisi ibu kandungnya diungkapkan Kepala Lingkungan V, Kelurahan Tanjung Rejo, Tono pada Jumat (12/12) yang mengaku melihat korban bersimbah darah di atas kasur.
Sementara terlihat AL tak menangis dan hanya duduk di sofa ruang tamu.Berbeda dengan kakak AL lantaran jari-jarinya disebut terluka.
"Kalau kondisi kakaknya waktu itu jari-jarinya terluka. Jadi, diobati dokter yang datang. Terus adiknya (AL) terduduk saja di sofa ruang tamu," tutur Tono.
Di satu sisi suami korban tak kuasa menahan tangis melihat istrinya sudah meninggal dunia.
Tono menceritakan keluarga korban tak terlalu sering berinteraksi dengan tetangga.Bahkan kedua anak korban tertutup dengan warga sekitar.
Menurut informasi, peristiwa yang terjadi pada Rabu (10/12) diduga dilatarbelakangi lantaran AL kesal sang kakak dimarahi.Dan Polisi melaporkan ada 20 tusukan pisau di tubuh korban.
Gelagat Suami Korban Jadi Sorotan
Gelagat suami korban juga menjadi sorotan setelah istrinya,tewas.
Suami korban tampak gelisah di depan rumah mereka di Jalan Dwikora, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, pada Rabu (10/12/2025).
Peristiwa tragis yang terjadi sekitar pukul 05.00 WIB.Di mana korban tidur bersama dua anaknya di lantai satu rumah. Sedangkan suaminya, AWS berada di lantai dua.
Situasi berubah ketika anak pertama korban menemukan Faizah sudah tergeletak di kasur dalam kondisi penuh luka tusukan.Kakak terduga pelaku AL langsung menjerit memanggil ayahnya.
Mendengar teriakan tersebut, Alham segera turun dan mendatangi lokasi lalu menghubungi tenaga medis dari Rumah Sakit Colombia.
Setelah tiba dan melakukan pemeriksaan, tenaga medis menyatakan bahwa Faizah telah meninggal dunia.
Pada saat bersamaan, warga yang mendengar keributan memanggil Kepala Lingkungan V, Tono.
Setibanya di tempat kejadian, Tono diminta Alham untuk menghubungi Polsek Sunggal.
Polisi kemudian datang dan membawa jenazah Faizah ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan autopsi.
Dari informasi yang diperoleh Tono dari penyidik, pelaku pembunuhan adalah AL.
Tono menyebut, ada sekitar 20 luka tusukan di tubuh Faizah sehingga menyebabkan ibu dua anak itu meninggal dunia.
Luka yang dialami korban berada di punggung, tangan, dada, dan paha akibat senjata tajam.(***)
rel










0 Komentar