Pengalaman buruk dialami oleh seorang pria berinisial R alias G warga Desa Klambir Lima,Kecamatan Hamparan Perak,Deli Serdang nyaris jadi korban pemerasan dari oknum yang tidak bertanggung-jawab.
Menurut R, kejadian bermula ketika berkenalan dengan seorang wanita melalui aplikasi SUGO.Dari perkenalan tersebut berlanjut ke video call yang menjurus porno.
Video polisi gadungan intimidasi warga untuk lakukan pemerasan
Beberapa hari kemudian ,R dihubungi melalui pesan Whatsapp oleh orang yang mengaku sebagai wartawan dari sebuah media online bahwa R alias G telah melakukan aksi pornografi.
"Dengan alasan untuk take down berita, oknum tersebut minta uang Rp1.650.000.- yang harus di transfer melalui nomor rekening bank," kata R kepada media,Selasa 21 April 2026.
Karena permintaan tersebut tidak dipenuhi oknum tak dikenal itu lalu mengirimkan video dengan narasi seolah-olah wanita yang video call dengan R telah diciduk oleh polisi karena melakukan kegiatan pornografi.
Menurut R,oknum tersebut terus melakukan intimidasi dengan mengirimkan video seorang pria berpakaian polisi.Lengkap dengan no WA atas nama Aipda Rully Aditya.
Narasi pria yang berpakaian Polisi berbunyi sebagai berikut: Mau tim kami yang ke situ atau mau gimana ? Saya bisa lacak kau dari sini.Hei gimana ?
Namun dari akting dan pengambilan gambar dalam video tersebut bisa disimpulkan bahwa pria tersebut adalah polisi gadungan.
Netizen berharap pihak Kepolisian segera mengusut pria berseragam polisi yang ada di video tersebut.Selain meresahkan masyarakat juga merusak citra Kepolisian.(***)
tim/red









0 Komentar