Subscribe Us

Advertisement

Perjuangan Generasi Millenial Fildzah Audy Ningrum, antara Kuliah dan Bekerja

Di tengah banyaknya anak muda yang mengeluhkan kesibukan kuliah, Fildzah Audy Ningrum justru memilih jalan yang tidak mudah. Ia menjalani hari-harinya dengan penuh disiplin: siang menuntut ilmu di bangku kuliah, malam bekerja di sebuah kafe, lalu menyelesaikan tugas-tugas akademik hingga larut malam.

Rutinitas itu bukan berlangsung sesekali, melainkan menjadi bagian dari kehidupannya. Sepulang bekerja sekitar pukul 00.00 hingga 00.30 WIB, Fildzah sering kali belum langsung beristirahat. Di saat kebanyakan orang memilih tidur, ia masih membuka laptop untuk menyelesaikan berbagai tugas perkuliahan yang menanti.

Keesokan harinya, tanpa banyak mengeluh, ia kembali mengikuti perkuliahan dengan jadwal yang padat hingga sore. Siklus itu terus berulang, menuntut fisik yang kuat, mental yang tangguh, serta tekad yang tidak mudah goyah.

Sebagai seorang kakek, saya menyaksikan sendiri perjuangan tersebut. Rasa bangga bercampur haru selalu muncul ketika melihat cucu saya terus berusaha menggapai cita-citanya melalui kerja keras. Tidak semua orang sanggup menjalani ritme kehidupan sepadat itu.

Semangat juangnya kembali terlihat ketika, seusai bekerja hingga lewat tengah malam, pagi harinya ia harus menghadiri kegiatan akademik di DPRD Sumatera Utara bersama rekan-rekannya sebagai bagian dari ujian akhir semester VI menuju semester VII.

Untuk menunjang proses pembelajarannya, saya memperkenalkan Fildzah kepada H Muhammad Subandi ST MM, Ketua Komisi E DPRD Sumatera Utara yang membidangi Kesejahteraan Rakyat. Kesempatan tersebut dimanfaatkannya untuk melakukan wawancara sesuai dengan disiplin ilmu yang dipelajarinya di Fakultas Ilmu Komunikasi UIN.

Dengan percaya diri, Fildzah mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang kritis, sistematis, dan berbobot. Kemampuannya menggali informasi mendapat apresiasi dari H Muhammad Subandi yang menilai cara bertanya Fildzah telah menunjukkan naluri seorang calon jurnalis yang baik.

Usai menyelesaikan wawancara, perjuangannya ternyata belum selesai. Pagi Rabu (01/07/2026) ia kembali hadir di DPRD Sumatera Utara untuk mengikuti rangkaian kegiatan akademik berikutnya. Semua dijalaninya dengan penuh tanggung jawab, meski waktu istirahatnya sangat terbatas.

Perjuangan Fildzah Audy Ningrum mengajarkan bahwa keberhasilan tidak lahir dari kenyamanan, melainkan dari keberanian menghadapi tantangan, ketekunan menjaga komitmen, dan kemauan untuk terus melangkah meski lelah.

Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam setiap langkahnya. Semoga segala ikhtiar yang dijalani hari ini menjadi jalan menuju masa depan yang penuh keberkahan, kesuksesan, serta menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk tidak mudah menyerah dalam menggapai cita-cita.(***)


Suardi SH

Posting Komentar

0 Komentar